Lelah
Sakit kepala ini. Sungguh menganggu. Semua aktivitasku terganggu. Mood pun berubah banyak. Aku capek. Lagi-lagi aku sendiri yang harus cari solusi. Bagaimana aku mengatasi ini. Ada suara yang aneh di hatiku.
"Keluar rumah saja. Lalu tabrakan mobilmu. Hantamkan mobilmu. Biar lega"
Sinting. Aku disuruh tabrakan mobil. Pernah aku juga mendengar di hatiku.
" Banting piringnya hingga berkeping. Kepingnya kau ambil biar menjadi luka di tanganmu"
Gila. Ini suara apa. Kepalaku sakit banget. Rasa ingin dilepas saja. Rasanya tak kuat aku. Tapi harus dijalani, berdampingan dengan rasa asing, sedih, sepi.
Pernah suatu hari cerita ke seseorang. Dan sarannya sungguh menggelitik senyum sinisku.
"Mangkanya, buat jadwal biar tahu mau ngapain kegiatannya."
Ucapan itu ketika dia tahu aku spontan menangis sendiri di rumah tanpa sebab. Perkataannya tidak salah. Tapi, apa bisa dicerna akal sehat? dicerna hati?
Memang pernah dibantu untuk menyenangkan ku sesaat. Tapi hanya bertahan di saat itu saja.
Aku pun lelah menjalani ini. Nangis tiba-tiba, bisikan-bisikan tak jelas yang suruh melukai ku, Aku lelah menjalaninya. Dan ya, lagi-lagi aku sendiri yang harus tahu jawabannya, walaupun aku sendiri tak tahu jawabannya.
Aku ga mau kayak gini. Siapa yang mau memiliki masalah seperti ini? siapa yang mau merasakan sakit kepala yang sampai terasa tembus bersebelah ini? aku tak pernah berharap seperti ini. Bahkan aku tak minta seperti ini.
Sungguh aku lelah merasakan ini semua sendiri.
Comments
Post a Comment